
alazharheritage.com – Perencanaan Makam: Pilar Penting dalam Financial Planning Syariah
Dalam dunia Financial Planning Syariah, para konsultan sudah sangat akrab dengan pilar-pilar penting: perencanaan biaya hidup, pendidikan, ibadah, kesehatan, zakat-wakaf, dana darurat, hingga waris. Semua itu adalah upaya mulia menjaga keberlangsungan hidup seorang Muslim, sekaligus memastikan perjalanan finansialnya sesuai syariat.
Namun ada satu kebutuhan mendasar—bahkan pasti—yang hampir selalu luput dari perbincangan:
Perencanaan Makam.
Padahal kematian adalah sesuatu yang paling pasti, sebagaimana firman Allah:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
“Setiap jiwa pasti akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185)
Dan Rasulullah ﷺ bersabda:
“Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan (kematian).”
(HR. Tirmidzi)
Jika kematian adalah kepastian, mengatur persiapan menuju ke sana semestinya tidak dianggap tabu—justru bagian dari hikmah dan tata kelola keuangan yang Islami.
Mengapa Perencanaan Makam Pilar Penting dalam Financial Planning Syariah?
1. Kebutuhan yang Pasti dan Tidak Bisa Ditunda
Setiap biaya dunia bisa dinegosiasikan—pendidikan bisa dicicil, ibadah bisa ditunda, rumah bisa disesuaikan—tetapi kematian tidak bisa ditawar-tawar.
Makam harus tersedia saat itu juga, tanpa menunggu persiapan keluarga.
Di kota besar seperti Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang, atau Bandung—ketersediaan makam bukan hanya sulit, tetapi juga sering jauh dari nilai-nilai syariah (bercampur, tidak terawat, sempit, tumpuk-menumpuk).
Sementara dalam syariat, kehormatan jenazah adalah hal besar. Nabi ﷺ bersabda:
“Memecahkan tulang mayat itu seperti memecahkan tulang manusia hidup.”
(HR. Abu Dawud)
Maka menyediakan tempat pemakaman yang layak, aman, dan sesuai syariah adalah bagian dari menjaga kehormatan seorang Muslim bahkan setelah tiada.
2. Bagian dari Manajemen Waris dan Melindungi Keluarga
Banyak keluarga terguncang secara emosional ketika kehilangan orang tercinta—ditambah harus menghadapi persoalan teknis seperti:
- mencari lahan makam
- memastikan lokasi sesuai syariah
- mengurus perizinan
- memastikan tidak bercampur atau ditumpuk
- memastikan perawatan jangka panjang
Semua itu menyita energi, biaya, dan waktu.
Padahal salah satu prinsip Financial Planning Syariah adalah mencegah mudarat dan mengurangi beban keluarga.
Perencanaan makam yang matang membantu:
- Menghindari biaya mendadak yang besar.
- Mencegah sengketa keluarga.
- Menghindari keputusan tergesa-gesa yang tidak sesuai syariah.
- Menjaga ketenangan hati keluarga yang ditinggalkan.
Ini bukan sekadar “membeli lahan”, tetapi:
Menyelamatkan keluarga dari kekacauan di hari yang paling berat dalam hidup mereka.
3. Menjaga Sunnah dalam Prosesi Pemakaman
Banyak keluarga Muslim tidak sadar bahwa:
- Makam bercampur tidak sesuai adab syariah.
- Makam ditumpuk melanggar kehormatan jenazah.
- Lokasi yang tidak terawat menodai marwah keluarga.
- Perawatan jenazah dan kubur adalah bagian dari amanah keluarga.
Dalam Islam, jenazah harus:
- dimakamkan segera,
- di tempat yang layak,
- tidak dizalimi,
- tidak diganggu,
- dan tidak bercampur orang non-mahram jika tidak perlu.
Maka perencanaan makam bukan hanya soal “tempat”, tetapi:
Menjaga sunnah dari awal hingga akhir prosesi.
4. Mengapa Financial Planner Syariah Harus Mengadvokasi Ini?
Karena para perencana keuangan adalah agen perubahan di tengah umat.
Jika selama ini mereka memberikan nasihat:
- bagaimana memastikan pendidikan anak aman
- bagaimana merencanakan ibadah
- bagaimana menjaga masa depan keluarga
- bagaimana menyiapkan warisan yang rapi
Maka kini mereka bisa membawa satu pilar baru yang sangat besar manfaatnya:
Perencanaan Kehormatan Terakhir (Final Financial Planning).
Ini bukan tren.
Ini bukan gaya hidup.
Ini adalah kebutuhan syariah dan kebaikan jangka panjang.

5. Al Azhar Memorial Garden: Solusi Syariah yang Sudah Siap Dijalankan
Di sinilah para Financial Planner Syariah memiliki peluang luar biasa untuk mensyiarkan kesadaran umat.
Al Azhar Memorial Garden hadir sebagai:
- Pemakaman muslim murni 100%.
- Sesuai syariah: tanpa tumpuk, tanpa campur, tanpa gangguan.
- Lahan luas, rapi, aman, tenang, dan terjaga generasi ke generasi.
- Prosesi lengkap sesuai sunnah:
mulai dari perawatan jenazah, pemakaman, tenda-kursi, layanan keluarga, doa, hingga perawatan jangka panjang. - Perencanaan jangka panjang yang bisa masuk dalam portofolio Financial Planning Syariah.
Inilah wujud nyata dari konsep:
Merencanakan kehidupan hingga akhir kehidupan.
Mengamankan keluarga hingga setelah kita tiada.
6. Mengapa Ini Penting untuk Para Perencana Keuangan Syariah?
Karena Anda bukan sekadar memberi edukasi.
Anda sedang:
- menjaga keluarga Muslim
- menjaga marwah umat
- membantu mereka menyempurnakan syariat
- menyelamatkan mereka dari kesulitan di masa duka
- membuka jalan pahala jariyah yang terus mengalir
Bahkan setiap keluarga yang Anda bantu memahami tentang pentingnya perencanaan makam—
Anda ikut mendapatkan pahala dakwah dan pahala memuliakan jenazah.
Dan ketika Anda mengenalkan Al Azhar Memorial Garden sebagai solusi:
Anda mengajak keluarga Muslim menjaga kehormatan terakhir mereka dengan cara yang paling mulia.**
Ini bukan bisnis.
Ini syiar.
Penutup: Menjadikan Perencanaan Makam sebagai Pilar Baru Financial Planning Syariah
Sudah waktunya para Financial Planner Syariah membuka cakrawala baru:
- Bahwa merencanakan makam adalah bagian dari pengelolaan keuangan Islami.
- Bahwa menghormati jenazah adalah amanah syariah.
- Bahwa keluarga berhak mendapatkan kemudahan ketika hari duka datang.
- Dan bahwa umat membutuhkan edukasi ini dari Anda.
Maka mulai hari ini…
Ajak umat berpikir lebih jauh, lebih bijak, lebih syariah.
Dan jadilah bagian dari syiar kebaikan ini bersama Al Azhar Memorial Garden.
Baca Artikel Lainnya :
Hukum Wasiat untuk Dimakamkan Ditumpuk dengan Pasangan atau Orang Tua
Berapa Harga Kuburan di Al Azhar Memorial Garden? Berikut Penjelasan Lengkapnya

