Menapaki Jalan Dakwah, Melayani Umat
Perjalanan dakwah bukanlah sesuatu yang dibangun dalam semalam. Ia adalah proses panjang yang dipenuhi dengan belajar, mengajar, mendampingi, dan terus berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sejak menempuh pendidikan agama hingga hari ini, saya meyakini bahwa dakwah bukan hanya dilakukan dari atas mimbar. Dakwah juga hadir melalui pelayanan, pendampingan, pendidikan, serta membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan kehidupan, termasuk dalam mempersiapkan salah satu fase terpenting manusia, yaitu perjalanan menuju akhirat.
Karena itu, setiap amanah yang Allah titipkan selalu saya jalani dengan niat memberikan pelayanan terbaik, mengedepankan kejujuran, edukasi, dan pendampingan yang penuh empati.
Pendidikan
Perjalanan menuntut ilmu menjadi fondasi utama dalam berdakwah. Alhamdulillah Allah memberikan kesempatan untuk belajar di berbagai lembaga pendidikan Islam, di antaranya:
- Pondok Pesantren Assalam, Sumatera Selatan.
- Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA), Jakarta.
- Universitas Internasional Afrika, Khartoum โ Fakultas Syariah.
- Universitas Islam Madinah โ Fakultas Ushuluddin dan Dakwah.
Setiap jenjang pendidikan memberikan bekal ilmu yang semakin menguatkan semangat untuk berdakwah, membimbing masyarakat, dan menyampaikan Islam dengan hikmah.
Pengabdian Dakwah
Selama lebih dari dua dekade, aktivitas dakwah dilakukan dalam berbagai bidang, di antaranya:
- Pembimbing Haji dan Umrah.
- Pengisi kajian Islam di berbagai majelis taklim.
- Narasumber seminar dan pelatihan.
- Pembina komunitas dan keluarga Muslim.
- Aktivis sosial dan wakaf.
- Edukator perencanaan pemakaman syariah.
Bagi saya, dakwah adalah menghadirkan solusi dan ketenangan bagi masyarakat sesuai tuntunan Islam.
Dakwah Melalui Pelayanan
Saat ini saya mengemban amanah sebagai Syariah Family Legacy Advisor dan Memorial Director Al Azhar Memorial Garden.
Melalui amanah ini, saya mendampingi keluarga Muslim dalam memahami pentingnya perencanaan pemakaman syariah, memberikan edukasi yang benar, serta membantu keluarga menghadapi masa-masa kedukaan dengan pelayanan yang profesional, amanah, dan penuh empati.
Saya meyakini bahwa membantu keluarga mempersiapkan akhir perjalanan hidup dengan cara yang sesuai syariat juga merupakan bagian dari dakwah.
Komitmen
Saya percaya bahwa ilmu harus melahirkan manfaat, dakwah harus menghadirkan keteladanan, dan pelayanan harus memberikan ketenangan.
Semoga setiap langkah kecil yang dilakukan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya bagi umat, serta menjadi bekal terbaik ketika kembali menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala.
