Pelayanan Kedukaan 24 Jam Al Azhar Memorial Garden • Karawang
Konsultan Resmi • Memorial Director • AZHR-07146 WhatsApp
prosesi-pemakaman-terlihat-teda-kursi-keluarga

Larangan Duduk Dan Menginjak Makam Dalam Islam: Mengapa Walkway itu Penting?

Walkway dan akses kursi roda di Al Azhar Memorial Garden
Walkway memberi jalur yang jelas bagi keluarga untuk berziarah tanpa harus menjadikan area makam sebagai jalan.
Serial Syariah • 5 dari 12

Makam Bukan Jalan untuk Dilangkahi

Islam menjaga kehormatan manusia bahkan setelah ia wafat. Karena itu, cara kita berjalan, duduk, dan berziarah di antara makam pun memiliki adab.

Hadis Shahih

Begitu Besarnya Kehormatan Sebuah Makam

لَأَنْ يَجْلِسَ أَحَدُكُمْ عَلَى جَمْرَةٍ … خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَجْلِسَ عَلَى قَبْرٍ

Rasulullah صلى الله عليه وسلم memberikan peringatan yang sangat kuat tentang duduk di atas kubur: seseorang duduk di atas bara yang membakar pakaiannya hingga mengenai kulitnya digambarkan lebih baik daripada duduk di atas sebuah makam.

Peringatan ini menunjukkan bahwa kubur bukan sekadar bidang tanah kosong. Tempat pemakaman mempunyai kehormatan yang harus dijaga oleh orang yang masih hidup.

Rujukan: Sahih Muslim 971a.

Bayangkan Saat Ziarah

Bagaimana Jika Jalan Menuju Makam Harus Melewati Makam Orang Lain?

Tata kawasan pemakaman ternyata berhubungan langsung dengan bagaimana keluarga dapat menjaga adab ketika berziarah.

Pada kawasan pemakaman yang akses antarbloknya terbatas, peziarah dapat mengalami kesulitan mencari jalur menuju makam yang dituju. Hal ini terutama terasa ketika membawa orang tua, anak-anak, atau anggota keluarga yang menggunakan kursi roda.

Karena itu, jalur berjalan yang direncanakan sejak awal bukan sekadar persoalan estetika. Walkway dapat membantu keluarga bergerak melalui jalur yang jelas tanpa menjadikan permukaan makam sebagai jalur berjalan.

Kita tentu berharap makam orang yang kita cintai dihormati. Maka kita pun perlu berusaha menghormati makam keluarga lain ketika datang berziarah.
Pengunjung menggunakan kursi roda di walkway Al Azhar Memorial Garden
Jalur khusus membantu lansia dan pengguna kursi roda bergerak lebih nyaman di area pemakaman.
Bukan Sekadar Fasilitas

Walkway Memiliki Nilai Adab, Akses, dan Kenyamanan

01

Membantu Menjaga Kehormatan Makam

Jalur yang jelas membantu peziarah menghindari menjadikan permukaan makam sebagai tempat berjalan atau duduk.

02

Memudahkan Keluarga

Lansia, anak-anak, dan pengguna kursi roda mendapatkan akses yang lebih tertata ketika datang berziarah.

03

Ziarah Menjadi Lebih Tenang

Keluarga dapat lebih fokus pada salam, doa, dan mengingat akhirat tanpa terlalu disibukkan mencari jalur di antara makam.

Ada Riwayat Lain

Nabi صلى الله عليه وسلم Pernah Menegur Orang yang Berjalan di Antara Kubur dengan Sandal

Dalam Sunan Abi Dawud terdapat riwayat bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم melihat seseorang berjalan di antara kubur dengan sandal jenis sibtiyyah, lalu memerintahkannya untuk melepaskan sandal tersebut.

Riwayat tersebut dicantumkan sebagai hadis berstatus hasan dalam sumber yang kami gunakan. Namun pembahasan fikih tentang memakai alas kaki di area pemakaman memiliki rincian dan perbedaan penjelasan di kalangan ulama.

Karena itu, artikel ini tidak menyimpulkan bahwa setiap penggunaan sepatu atau sandal di area pemakaman otomatis terlarang. Poin yang ingin ditekankan adalah kehati-hatian, penghormatan, dan adab ketika berada di antara makam.

Suasana keluarga berziarah di kawasan Al Azhar Memorial Garden
Ziarah semestinya menjadi suasana yang tenang, tertib, dan penuh penghormatan.
Fasilitas terbaik bukan hanya yang terlihat indah, tetapi yang membantu kita melakukan sesuatu dengan lebih beradab.

Rujukan riwayat tersebut dapat dibaca langsung dalam Sunan Abi Dawud 3230.

Ziarah Mengingatkan Akhirat

Makam Akan Dikunjungi Kembali oleh Anak dan Keluarga

Rasulullah صلى الله عليه وسلم juga mengizinkan ziarah kubur dan menjelaskan nilai pengingat yang ada di dalamnya.

Artinya, setelah prosesi pemakaman selesai, hubungan keluarga dengan tempat tersebut belum selesai. Anak, pasangan, saudara, bahkan cucu mungkin akan kembali untuk berziarah.

Karena itulah memilih tempat pemakaman dapat dipandang lebih luas: bukan hanya memikirkan hari ketika seseorang dimakamkan, tetapi juga bagaimana keluarga kelak datang, berjalan, berdoa, dan pulang dengan tenang.

Keluarga berziarah dengan tenda dan kursi di Al Azhar Memorial Garden
Kenyamanan ziarah menjadi salah satu aspek yang dapat dipikirkan keluarga untuk jangka panjang.

Untuk memahami adab ziarah lebih lengkap, keluarga juga dapat membaca panduan adab berziarah dan keutamaan ziarah kubur.

Bila Ingin Mulai Menghitung

Tidak Harus Langsung Membeli. Mulailah dengan Memahami Pilihannya.

Cicilan 12X

Pelajari gambaran pembayaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Lihat simulasi →
Cash Keras 7 Hari

Pelajari pilihan pembayaran untuk pelunasan lebih cepat.

Lihat simulasi →
Tunai 14 Hari

Bandingkan alternatif pembayaran tunai sesuai ketentuan yang berlaku.

Lihat simulasi →

Ingin Melihat Langsung Walkway dan Kawasan Makam?

Anda tidak harus langsung membeli. Keluarga dapat bertanya, berkonsultasi, atau melihat kawasan terlebih dahulu untuk memahami akses, fasilitas ziarah, dan pilihan kavling.

Hubungi Memorial Partner yang membagikan artikel ini melalui tombol WhatsApp hijau di kanan bawah.

Sumber & Catatan

  • Sahih Muslim 971a — peringatan tentang duduk di atas kubur. Baca hadis.
  • Sunan Abi Dawud 3230 — riwayat tentang seseorang yang berjalan di antara kubur memakai sandal sibtiyyah. Baca hadis.
  • Sunan Abi Dawud 3235 — riwayat mengenai ziarah kubur sebagai pengingat. Baca hadis.
  • Artikel ini membedakan antara dalil yang secara eksplisit membahas adab terhadap makam dan manfaat praktis walkway. Walkway diposisikan sebagai fasilitas yang membantu akses dan adab, bukan sebagai fasilitas yang secara khusus diperintahkan dalam hadis.
  • Pembahasan hukum alas kaki di area pemakaman memiliki rincian fikih. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai fatwa bahwa setiap pemakaian sandal atau sepatu di pemakaman adalah terlarang.